Kamis, 29 Januari 2026

Mengenal Kitab Panduan Manasik Syāfi‘īyah dan Sosok Penulisnya



Ibadah Haji dan Umrah adalah perjalanan spiritual seumur hidup yang menjadi impian setiap Muslim. Namun, di balik kerinduan pada Baitullah, terselip sebuah tanggung jawab besar: memastikan ibadah tersebut sah sesuai syariat. Tanpa pemahaman fikih yang benar, ibadah fisik yang berat ini berisiko kehilangan kesempurnaan, bahkan bisa menjadi tidak sah.

Untuk menjawab kebutuhan jamaah akan panduan yang otoritatif, kini telah hadir buku "Panduan Manasik Haji dan Umrah Syāfi‘īyah", sebuah karya terjemahan dari kitab monumental Matn Al-Īḍāḥ fī al-Manāsik karya Imam An-Nawawi, yang disusun oleh Idris Salis Ismail, S.H.I, M.H.

Melaksanakan haji bukan sekadar mengikuti kerumunan. Buku ini hadir untuk memberikan tiga manfaat utama bagi Anda:

  1. Jaminan Keabsahan: Memahami rukun dan wajib haji agar terhindar dari kesalahan yang mewajibkan denda (dam).
  2. Kekhusyukan Total: Menghilangkan keraguan saat menjalankan ritual sehingga batin menjadi lebih tenang.
  3. Standar Mazhab Syafi’i: Disusun khusus berdasarkan mazhab yang menjadi rujukan utama masyarakat Muslim di Indonesia.

Buku ini merupakan terjemahan resmi yang telah mendapatkan izin dari penerbit ternama Dar al-Kutub al-ʿIlmiyyah, Beirut, Lebanon, sehingga keaslian dan legalitas naskahnya sangat terjamin.


Mengenal Sosok di Balik Layar: Idris Salis Ismail, S.H.I, M.H.

Kualitas sebuah buku panduan ibadah sangat bergantung pada siapa yang menyusunnya. Idris Salis Ismail bukanlah sosok sembarangan dalam dunia literasi dan hukum Islam. Beliau adalah seorang intelektual muda yang menggabungkan ketelitian profesional dengan pengabdian religius.

1. Profesional di Bidang Terjemahan

Beliau menjabat sebagai Direktur Utama PT JITS (Jakarta Internasional Translations Services). Pengalamannya memimpin perusahaan jasa terjemahan internasional memastikan bahwa setiap kalimat dalam buku ini dialihbahasakan dengan standar kualitas tinggi, akurat, dan mudah dipahami tanpa mengurangi esensi dari naskah asli Imam An-Nawawi.

2. Tokoh Muda dan Aktivis Dakwah

Di sela kesibukan profesionalnya, Idris Salis adalah seorang organisatoris yang aktif di akar rumput. Beliau mengabdi sebagai Kepala MDS (Majelis Dzikir dan Sholawat) Rijalul Ansor PC GP Ansor Kabupaten Tegal. Peran ini menunjukkan kedekatan beliau dengan tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jama’ah dan komitmennya dalam membimbing umat melalui jalur dakwah yang sejuk dan moderat.

3. Akademisi Hukum Islam

Dengan latar belakang pendidikan Sarjana Hukum Islam (S.H.I) dan Magister Hukum (M.H.), beliau memiliki kemampuan analisis yang tajam dalam membedah teks-teks fikih klasik (kitab kuning) dan menyajikannya kembali dalam konteks yang relevan bagi jamaah masa kini.

Haji yang mabrur tidak datang secara kebetulan, melainkan dipersiapkan dengan ilmu yang matang. Melalui buku ini, Idris Salis Ismail mengajak kita untuk tidak hanya sekadar menjalankan ritual fisik, tetapi juga menyelami kedalaman spiritual melalui pemahaman fikih yang kuat.

"Ilmu ini bukan hanya menjamin sahnya ibadah, tetapi juga mengantarkan jamaah pada pengalaman spiritual yang lebih mendalam."

Jangan biarkan perjalanan suci Anda terhambat oleh ketidaktahuan. Miliki panduan praktis dan otoritatif ini sebagai bekal perjalanan Anda atau hadiah terbaik bagi orang tua dan kerabat yang akan berangkat menuju Tanah Suci.


Dapatkan Bukunya Sekarang!

Siapkan keberangkatan Anda dengan bekal ilmu yang tepat.

 

Penerjemah Tersumpah Jakarta Selatan Template by Ipietoon Cute Blog Design